Selasa, 21 Desember 2010

Karya ilmiah : moh affan
kelas               : Xll
sekolah          : MA Darul Ulum

PENTINGNYA AL-QUR’AN
DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI

Secara bahasa al qur’an adalah bacaan, sedangkan menurut istilah ialah kitab yang di turunkan kepada nabi Muhammad saw melalui malikat jibril untuk di sebarkan kerpada umatnya.
Al qur’an bisa di baca kapan saja dan di mana saja, al qu’an bisa menuntun kita menuju kebenaran hukum membaca al qur’an adalah sunah, apabila membacanya mendapat pahala tapi kalau tidak membacanya tidak dosa.
Al qur’an sama halnya dengan penyejuk hati ketika kita emosi. Maka kita bisa membaca al qur’an karena al qur’an bisa membuat kita tenang, seumpamanya kita marah karena tidak dikirim, maka ambilah whudu’ lalu bacalah al qur’an.
Semua perkara yang di perintahkan umat islam pasti akan bermanfaat dan membawa kebaikan bagi umatnya sebaliknya. Perkara yang di larang islam pasti membawa mudzirat bagi umatnya ( jika ingkar ) dan di bawah ini akan di jelaskan manfaat membaca al qur’an yaitu :
a.     Bisa membuat hati kita menjadi tenang
b.     Bisa mendekatkan diri kepada allah swt
c.      Mendapat pahala yang banyak apalgi, apalagi di mengerti dengan artinya.
Beriman kepada al qur’an sangat di anjurkan oleh allah swt ( agama )sebagaimana beriman pada allah swt. Beriman pada al qur’an sama halnya dengan percaya kepada kitab kitab allah yang di wahyukan melalui malikat jibril.



Adapun hikmah al qur’an adalah :
a.     Sebagai ungkapan rasa senang telah di peringati dengan al qur’an
b.     Sebagai rasa terima kasih karena dengan al qur’an kita bisa tenang tiap ada masalah.
c.      Memberikan semangat kepada kita
d.     Sebagai realisasi kepatuhan terhadap agama.

Al qur’an sebagai pedoman hidup berarti mempunyai kemuliaan antara Lain :
a.     Lebih tinggi derajatnya ketimbang membaca buku.
b.     Memiliki rasa takut pada allah swt.
c.      Masuk golongan orang yang beriman.
Dampak positif al qur’an adalah :
a.     Menambah ilmu baik agama maupun umum.
b.     Memiliki jiwa yang tenang tidak mudah terpengaruh oleh syaitan.
c.      Cukup tentram hidupnya karena merasa dirinya dekat dengan al qur’an
( allah ).
d.     Terpuji dalam pandangan allah swt, karena telah mengikuti rasulnya.  
  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar